Tentang UGM
IT Center
Perpustakaan
Penelitian
Webmail

Habitat bersarang, status populasi, dan persepsi masyarakat terhadap penyu di Pantai Taman Kili-kili, Trenggalek = Nesting Habitat, Population Status, and Community Perception About Sea Turtle in Taman Kili-kili Beach, Trenggalek/ Rina NURYASARI

Dipromosikan oleh Rina NURYASARI
Penulis: Rina NURYASARI dan Prof.Dr. Tjut Sugandawaty Djohan, M.Sc.
Program Studi: Ilmu lingkungan
Tanggal Ujian: 25 January 2019

Penyu lekang (Lepidochelys olivacea) merupakan salah satwa yang masuk dalam kate-gori rentan kepunahan berdasarkan daftar IUCN (International Union for Conservation of Nature). Pantai Taman Kili-kili merupakan habitat bersarang bagi penyu lekang. Pene-litian ini bertujuan menganalisis kondisi habitat bersarang, populasi, dan persepsi masya-rakat terhadap penyu di wilayah tersebut. Metode pengambilan data vegetasi dan fisik dilakukan dengan kuadrat plot yang diletakkan secara purposive pada bagian barat, tengah, dan timur pantai. Data populasi penyu diperoleh dari pencatatan yang dilakukan anggota Kelompok pengawas penyu (pokmaswas). read more...

Konstruksi Elemen Visual Dalam Seni Performans: Studi Karya Melati Suryodarmo “Amnesia” = Visual Elements Construction in Performance Art Study of Melati Suryodarmo’s Work “Amnesia”/ Sita Sari TRIKUSUMAWARDHANI

Dipromosikan oleh Sita Sari TRIKUSUMAWARDHANI
Penulis: Sita Sari TRIKUSUMAWARDHANI dan Dr. G.R. Lono Lastoro Simatupang, MA.
Program Studi: Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa
Tanggal Ujian: 25 January 2019

Melati Suryodarmo adalah salah satu seniman Indonesia yang selalu menggunakan tubuh dalam performans. Melati telah dikenal dalam dunia internasional selama lebih dari dua dekade lewat karya-karya ketubuhan berdurasi panjang dan berintensitas berat. Lewat pendekatan seni rupa, penulis mencoba untuk membongkar konstruksi elemen yang membentuk pemaknaan dalam karya performans Melati melalui nomor karyanya Amnesia. Penulis menggunakan teori analisis elemen karya seni dari Terry Barret serta Jerome Stolnitz untuk menemukan beberapa penggunaan ragam estetik dan tawaran ide di balik tampilan visual dan performatif read more...

Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Pasca Pembentukan Desa Wisata Nglinggo di Kabupaten Kulonprogo = Community Socio-economic Changes Postestablishment of Nglinggo Tourism Village in Kulonprogo Regency/ Ria WIDYANINGRUM

Dipromosikan oleh Ria WIDYANINGRUM
Penulis: Ria WIDYANINGRUM dan Dr.Agr.Ir. Sri Peni Wastutiningsih
Program Studi: Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan
Tanggal Ujian: 24 January 2019

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki keberagaman potensi wisata alam sebagai modal untuk pengembangan bentuk destinasi wisata yang sesuai tren saat ini maupun masa mendatang. Pertumbuhan pariwisata di Indonesia saat ini mengalami ekspansi dan diversifikasi berkelanjutan dalam upaya untuk pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi, pencipta lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian lingkungan. Elemen pengembangan destinasi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah merata di seluruh Indonesia, termasuk Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satu daerah yang sedang dibangun read more...

Segregasi Sosial pada Masyarakat Multietnis di Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat = Social Segregations on Multiethnic People in District of North Pontianak, Pontianak City, Province of West Kalimantan/ Nanda Oktarina ADITYA

Dipromosikan oleh Nanda Oktarina ADITYA
Penulis: Nanda Oktarina ADITYA dan Prof.Dr. Muhadjir Darwin, M.P.A.
Program Studi: Studi Kependudukan
Tanggal Ujian: 23 January 2019

Masyarakat di Kecamatan Pontianak Utara memiliki ciri sebagai masyarakat multietnis. Masing-masing golongan etnis tersebut membentuk kelompok-kelompok tersendiri berdasarkan kesamaan sosial, ekonomi, dan budaya. Kondisi tersebut disebabkan oleh tidak adanya etnis dominan yang menjadi pedoman tingkah laku dan kerangka acuan interaksi sosial. Akibat adanya fenomena pengkotak-kotakan menyebabkan munculnya jarak sosial antaretnis. Etnis dominan tersebut meliputi etnis Melayu, Dayak, Cina, dan Madura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat segregasi sosial antaretnis di Kecamatan Pontianak Utara, (2) hubungan tingkat segregasi sosial terhadap jarak read more...

Segregasi dan Prasangka Sosial Masyarakat di Kota Ambon Pasca Konflik Tahun 2004-2018 = Segregation and Community Social Prejudice in Kota Ambon Post Conflict, 2004-2018/ Nuraya Fitria TEHUPELASURY

Dipromosikan oleh Nuraya Fitria TEHUPELASURY
Penulis: Nuraya Fitria TEHUPELASURY dan Prof.Dr. R. Rijanta, M.Sc.
Program Studi: Studi Kependudukan
Tanggal Ujian: 23 January 2019

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) perubahan tingkat segregasi di Kota Ambon pasca konflik tahun 2004-2018, 2) Apakah ada perbedaan antara faktor sosio-demografi dengan prasangka sosial masyarakat di Kota Ambon, dan 3) Bagaimana peran Pela Gandong pasca konflik di Kota Ambon. Penelitian ini adalah penelitian survei, dengan teknik analisis kuantitaif dan kualitatif. Analisis kuantitatif menggunakan 96 responden yang diambil dari kedua agama mayoritas di Kota Ambon yakni yang beragama Islam berjumlah 48 responden dan yang beragama Kristen Protestan 48 responden dengan read more...